peraturan pemerintah, kestabilan sosial, kerusuhan dan terorisme. Data ekstrim
seperti itu dapat dikaji menggunakan analisis intervensi dan deteksi outlier.Model
intervensi adalah suatu model time series yang dapat digunakan untuk
memodelkan dan meramalkan data yang mengandung intervensi baik dari faktor
internal maupun eksternal. Di dalam model intervensi terdapat dua fungsi yaitu
fungsi step dan pulse. Fungsi step merupakan suatu bentuk intervensi yang terjadi
dalam kurun waktu yang panjang sedangkan fungsi pulseadalah suatu bentuk
intervensi yang terjadi hanya dalam suatu waktu tertentu. Untuk deteksi outlier
terdapat empat tipe outlier yaitu additive outlier (AO), innovational outlier (IO),
level shift (LS) dan temporary change (TC).Sebagai studi kasus dilakukan kajian