yaitu hidroksil (OH). Karakterisasi menggunakan BET mengalami kenaikan luas
permukaan 21,57%, penurunan rata-rata pori sebesar 68% dan penurunan total
volume pori sebesar 60,30%. Adsorpsi Pb2+ oleh adsorben TJ kondisi terbaik
terjadi pada waktu kontak 90 menit, konsentrasi 5,7873 ppm dengan % berat Pb
teradsorpsi 83,37%, dan pH 5. Sedangkan pada adsorben TJ-PVA terbaik terjadi
pada waktu kontak 60 menit, konsentrasi 5,7873 ppm dengan % berat Pb
teradsorpsi 66,88%, dan pH 5. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa adsorben TJ-PVA dapat digunakan sebagai adsorben ion logam.
ABSTRAK