fosfat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agen yang diinokulasikan dalam
pupuk hayati. Pupuk tersebut dapat diformulasi dengan memodifikasi media
tumbuh alternatif berbentuk cair yang berpotensi yaitu limbah Rumah
Pemotongan Hewan (RPH) dan air kelapa, yang mana memiliki kandungan bahan
organik pendukung pertumbuhan bakteri tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk
menguji potensi limbah RPH dan air kelapa sebagai media untuk pertumbuhan
isolat B4. Metode penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok, di
mana terdiri dari lima perlakuan yaitu P1 (100% air kelapa), P2 (25% limbah RPH
& 75% air kelapa), P3 (50% limbah RPH & 50% air kelapa), P4 (75% limbah RPH
& 75% air kelapa), dan P5 (100% limbah RPH). Variabel yang diukur adalah