pernah dilaporkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan senyawa-senyawa
sitotoksik ekstrak n-heksana daun tempuyung (Sonchus arvensis L).
Penelitian ini dilakukan dengan metode maserasi serbuk daun tempuyung
dengan pelarut etanol. Ekstrak etanol kemudian dipartisi dengan pelarut nheksana. Setelah itu ekstrak n-heksana dilakukan analisis KLT dan Kromatografi
kolom dengan eluen kloroform : n-heksana (8:3). Ekstrak n-heksana dan fraksi
hasil kolom (A,B,C,D) diuji sitotoksik dengan metode BSLT. Fraksi teraktif
selanjutnya dianalisis menggunakan instrumen GC-MS.
Hasil penelitian ini adalah ekstrak n-heksana, fraksi A,B,C,D dari ekstrak
n-heksana masing-masing mempunyai LC50 sebesar 10,730 ppm; 6,527 ppm;
19,723 ppm; 36,342 ppm; 131,272 ppm. Fraksi teraktif yaitu fraksi A dengan