• 024-7474754 (current)
  • fsm@undip.ac.id
    ``````
  • Visitor
  • Unduh
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Universitas Diponegoro

  • Berita
  • Profil
    Profil Singkat Struktur Organisasi Sambutan Kepala Perpustakaan Pustakawan Kontak
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Pusaka Indonesia
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan P. Diponegoro
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan Jenderal Soedirman
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    • Literasi Kanker Indonesia
    Pencarian
    • Indonesia One Search
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • Scopus
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • KINK Kemenkes
    • R2KN Kemenkes
    Alat & Sumber Belajar
    • Mendeley
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
    Pustaka Kami
    • Jurnal Nasional
    • Jurnal Internasional
    • Jurnal Dilanggan
    • Prosiding
    • Modul Bahan Ajar
  • Panduan
    Perpustakaan Layanan FAQ Penulisan Penelusuran Informasi Akses Internet Koleksi
  • Layanan
    Daftar Anggota Online Sirkulasi Referensi dan Serial Bebas Pinjam Kartu Sakti
  • Area Anggota

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Deteksi Penyakit Ginjal Kronik Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan LVQ2

Shiddiq Abdilah Masyani - Nama Orang;

ABSTRAK
Chronic kidney disease atau penyakit ginjal kronik adalah penurunan fungsi ginjal dibawah normal. Kondisi ini akan menyebabkan pengendapan zat-zat sisa metabolisma yang pada akhirnya dapat membahayakan tubuh penderita. Bukti-bukti ilmiah menunjukkan bahwa penyakit ginjal kronik dapat dicegah maupun dihambat perkembangannya jika dilakukan penanganan secara dini. Untuk menyelesaikan masalah kompleks seperti ini dalam bidang informatika terdapat beberapa metode yang dapat digunakan, diantaranya adalah jaringan syaraf tiruan. Penelitian ini menguji kinerja jaringan syaraf tiruan Learning Vector Quantization 2 (LVQ2) dalam mendeteksi penyakit ginjal kronik. LVQ2 merupakan jaringan syaraf tiruan terawasi yang berbasis pembelajaran kompetitif. Data pasien yang digunakan terdiri dari 400 data pasien dan 24 atribut. Pengujian akan menggunakan seluruh dan sebagian atribut hasil seleksi atribut dengan metode stepwise regression. Kombinasi parameter terbaik adalah nilai alfa awal sebesar 0.1 dan epsilon sebesar 0.01 pada data menggunakan seluruh atribut yang menghasilkan kinerja spesifisitas sebesar 1 dan sensitivitas sebesar 0.926. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klasfikasi LVQ2 menggunakan seluruh atribut lebih baik dari sebagian atribut hasil seleksi stepwise regression karena menghasilkan luas AUC terbesar yaitu 0.961.

Kata kunci: Penyakit Ginjal Kronik, Learning Vector Quantization 2, LVQ2, Seleksi Atribut, Stepwise Regression.
 
ABSTRACT
Chronic kidney disease is a decreased kidney function below normal level. This condition will cause sedimentation from metabolic waste and eventually will endanger patient’s body. Scientific proofs show that chronic kidney disease can be prevented or hindered if treatment is done as early as possible. To solve complex problem like this in informatics field there are some method that could be used, one of them is artificial neural network. This study test performance of artificial neural network learning vector quantization 2 (LVQ2) in detecting chronic kidney disease. LVQ2 is a supervised artificial neural network based on competitive learning. Patient data used in this study consist 400 patient data and 24 attributes. Testing will use all the attributes and some attributes selected from attribute selection process using stepwise regression procedure. Best parameter combination is initial alpha value 0.1 and epsilon 0.01 in data with all attributes that give result perfect specificity and sensitivity 0.926. Study’s result show that LVQ2 classification with all attributes give better performance than using some attributes form attribute selection using stepwise regression because it gives biggest AUC result with 0.961.

Keywords : Chronic Kidney Disease, Learning Vector Quantization 2, LVQ2, Attribute Selection, Stepwise Regression


Ketersediaan
737F19III737 F 19-iiPerpustakaan FSM Undip (Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
ILMU KOMPUTER/INFORMATIKA
No. Panggil
737 F 19-ii
Penerbit
: ., 2019
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
530.44
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Matematika bisnis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Shiddiq Abdilah Masyani
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Jl. Prof. Sudarto, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik