• 024-7474754 (current)
  • fsm@undip.ac.id
    ``````
  • Visitor
  • Unduh
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Universitas Diponegoro

  • Berita
  • Profil
    Profil Singkat Struktur Organisasi Sambutan Kepala Perpustakaan Pustakawan Kontak
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Pusaka Indonesia
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan P. Diponegoro
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan Jenderal Soedirman
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    • Literasi Kanker Indonesia
    Pencarian
    • Indonesia One Search
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • Scopus
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • KINK Kemenkes
    • R2KN Kemenkes
    Alat & Sumber Belajar
    • Mendeley
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
    Pustaka Kami
    • Jurnal Nasional
    • Jurnal Internasional
    • Jurnal Dilanggan
    • Prosiding
    • Modul Bahan Ajar
  • Panduan
    Perpustakaan Layanan FAQ Penulisan Penelusuran Informasi Akses Internet Koleksi
  • Layanan
    Daftar Anggota Online Sirkulasi Referensi dan Serial Bebas Pinjam Kartu Sakti
  • Area Anggota

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Pengaruh High Energy Milling (Hem) Dan Aktivasi Terhadap Zeolit Untuk Adsorpsi Ion Logam Cu2+ Dan Ca2+ Dengan Variasi Konsentrasi

Rani Fajar Hikmawati - Nama Orang;

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh High Energy Milling (HEM) dan aktivasi terhadap zeolit untuk adsorpsi ion logam Cu2+ dan Ca2+ dengan variasi konsentrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh high energy milling dan aktivasi terhadap ukuran zeolit serta menentukan konsentrasi tertinggi adsorpsi ion logam Ca2+ dan Cu2+ dengan zeolit alam, zeolit alam milling, dan zeolit alam milling teraktivasi. Metode penelitian dibagi menjadi empat tahap yaitu tahap pertama merupakan proses milling zeolit dengan high energy milling. Tahap kedua aktivasi zeolit dengan HCl dan NH4Cl. Tahap ketiga karakterisasi zeolit dengan FTIR, SEM-EDX, dan BET. Tahap keempat yaitu adsorpsi ion logam Ca2+ dan Cu2+ dengan adsorben zeolit alam, zeolit alam milling, dan zeolit alam milling teraktivasi. Hasil penelitian menunjukkan luas permukaan spesifik zeolit alam, zeolit alam milling, dan zeolit alam milling teraktivasi berturut-turut adalah 45,170 m2/g, 41,620 m2/g dan 97,906 m2/g. Sedangkan ukuran pori rata-rata pada masing-masing zeolit adalah 59,401 Ǻ, 53,470 Ǻ, dan 31,757 Ǻ. Dengan adanya perlakuan milling dan aktivasi menyebabkan zeolit memiliki permukaan yang lebih luas dan ukuran pori zeolit yang semakin kecil sehingga pada zeolit alam milling teraktivasi mampu mengadsorpsi ion logam Ca2+ sampai 94,2% dan Cu2+ hingga 98,7%.
Kata Kunci : Zeolit alam, Milling, Aktivasi, Adsorpsi.
 
ABSTRACT

This research conducted about the effect of High Energy Milling (HEM) and activation on zeolite for adsorption of Cu2+ and Ca2+ metal ions with concentration variation. This study aims to determine the effect of high energy milling and activation on the size of zeolite and to determine the highest concentration of adsorption of Ca2+ and Cu2+ metal ions with natural zeolite, natural milling zeolite, and activated natural milling zeolite. Research method is divided into four stages: the first stage is the process milling of zeolite with high energy milling. The second stage is activation zeolite with HCl and NH4Cl. The third stage is characterizes zeolites with FTIR, SEM-EDX, and BET. The fourth stage is the adsorption of Ca2+ and Cu2+ metal ions with natural zeolite, natural milling zeolite, and activated natural milling zeolite adsorbent. The results showed the specific surface area of natural zeolite, natural milling zeolite, and activated natural milling zeolite were 45.170 m2/g, 41.620 m2/g and 97.906 m2/g, respectively. While the average pore size at each zeolite was 59.401 Ǻ, 53.470 Ǻ, and 31.757 Ǻ. Milling and activation treatment causing zeolite has a wider surface and smaller pore size of zeolite so that in activated natural milling zeolite able to adsorb Ca2+ metal ion up to 94.2% and Cu2+ up to 98.7%.
Keywords: Natural Zeolite, Milling, Activation, Adsorption


Ketersediaan
1441C17IV1441 C 17-ivPerpustakaan FSM Undip (Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
KIMIA
No. Panggil
1441 C 17-iv
Penerbit
: ., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
1791
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Rani Fajar Hikmawati
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Jl. Prof. Sudarto, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik