• 024-7474754 (current)
  • fsm@undip.ac.id
    ``````
  • Visitor
  • Unduh
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Universitas Diponegoro

  • Berita
  • Profil
    Profil Singkat Struktur Organisasi Sambutan Kepala Perpustakaan Pustakawan Kontak
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Pusaka Indonesia
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan P. Diponegoro
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan Jenderal Soedirman
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    • Literasi Kanker Indonesia
    Pencarian
    • Indonesia One Search
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • Scopus
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • KINK Kemenkes
    • R2KN Kemenkes
    Alat & Sumber Belajar
    • Mendeley
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
    Pustaka Kami
    • Jurnal Nasional
    • Jurnal Internasional
    • Jurnal Dilanggan
    • Prosiding
    • Modul Bahan Ajar
  • Panduan
    Perpustakaan Layanan FAQ Penulisan Penelusuran Informasi Akses Internet Koleksi
  • Layanan
    Daftar Anggota Online Sirkulasi Referensi dan Serial Bebas Pinjam Kartu Sakti
  • Area Anggota

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Interpolasi Spasial Menggunakan Ordinary Kriging Dan Inverse Distance Weighted (Idw) Untuk Analisis Autokorelasi Spasial Pada Kasus Sebaran Curah Hujan Di Kabupaten Semarang

Adilla Fithriyani - Nama Orang;

ABSTRAK

Hujan merupakan butiran air yang berdiameter lebih dari 0.5 mm dan jatuh ke permukaan bumi. Pos-pos pemantauan curah hujan dibangun sebagai alat untuk mengukur curah hujan disuatu lokasi tertentu. Pos hujan di berbagai daerah di Indonesia telah dibangun pemerintah melalui BMKG untuk meneliti curah hujan di daerah-daerah tersebut, tapi tidak semua kota/desa memiliki pos hujan karena keterbatasan biaya dan tempat. Untuk kota/desa yang tidak memiliki pos hujan akan dilakukan pendugaan nilai curah hujan. Pada penelitian ini akan dibandingkan hasil estimasi metode Ordinary Kriging dan Inverse Distance Weighted (IDW). Kemudian salah satu metode yang memberikan hasil dugaan yang lebih akurat akan digunakan untuk mencari nilai pada titik-titik tidak tersampel pada setiap kecamatan.Nilai pada titik-titik tidak tersampel pada setiap kecamatan akan diambil rata-ratanya dan kemudian dilakukan analisis autokorelasi spasial. Berdasarkan hasil uji signifikansi autokorelasi spasial didapatkan kesimpulan bahwa bulan Februari terdapat autokorelasi spasial positif artinya curah hujan bulan Februari menunjukkan adanya kemiripan nilai dari lokasi-lokasi yang berdekatan dan cenderung mengelompok.

Kata Kunci : Ordinary Kriging, Inverse Distance Weighted (IDW), Curah Hujan, Autokorelasi Spasial

ABSTRACT

Rain is liquid water falls from clouds in the form of droplets that diameter are bigger than 0.5 mm. Rain posts were built as rainfall monitoring tool to measure precipitation in specific locations. Rain post in various regions in Indonesia have been built through BMKG to examine precipitation in these areas, but not all towns/villages have rain post due to the limitation of cost and place. Prediction of the precipitation value will be done to some places which not have some rain post. This study compares the results of estimation method of Ordinary Kriging and Inverse Distance Weighted (IDW). One of the methods which gives more accurate prediction will be used to find the values an non-sampling points in each sub-district. Values at points not sampled at each sub-district will be averaged and spatial autocorrelation analysis will be done. Based on the result of the significance test of the spacial autocorrelation, it can be concluded that there is positive spatial autocorrelation in February. It means precipitation in February showed a similar value of adjacent locations and tend to be grouped.

Keywords: Ordinary Kriging, Inverse Distance Weighted (IDW), Rainfall, Spatial Autocorrelation


Ketersediaan
596E17IV596 F 17-ivPerpustakaan FSM Undip (Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
STATISTIKA
No. Panggil
596 F 17-iv
Penerbit
: ., 2017
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
1642
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Adilla Fithriyani
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Jl. Prof. Sudarto, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik