• 024-7474754 (current)
  • fsm@undip.ac.id
    ``````
  • Visitor
  • Unduh
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Universitas Diponegoro

  • Berita
  • Profil
    Profil Singkat Struktur Organisasi Sambutan Kepala Perpustakaan Pustakawan Kontak
  • E-Resources
    Indonesiana
    • Batavia Digital
    • Candi di Indonesia
    • Dokumentasi Perfilman Indonesia
    • Dokumentasi Sastra Indonesia
    • Kepustakaan Presiden RI
    • Keraton Nusantara
    • Pernaskahan Nusantara
    • Pusaka Indonesia
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan P. Diponegoro
    • Kepustakaan Tokoh Pahlawan Jenderal Soedirman
    • Kepustakaan Tokoh Perfilman
    • Khasanah Pustaka Nusantara
    • Perpuspedia
    • Literasi Kanker Indonesia
    Pencarian
    • Indonesia One Search
    • DOAJ
    • Google Scholar
    • Scopus
    • JDIH
    • Bibliografi Nasional Indonesia
    • Katalog Induk Nasional
    • KINK Kemenkes
    • R2KN Kemenkes
    Alat & Sumber Belajar
    • Mendeley
    • Perpustakaan Digital
    • TED
    • Google Experiments
    • Sumber Belajar Kemdikbud
    • Ebook
    Pustaka Kami
    • Jurnal Nasional
    • Jurnal Internasional
    • Jurnal Dilanggan
    • Prosiding
    • Modul Bahan Ajar
  • Panduan
    Perpustakaan Layanan FAQ Penulisan Penelusuran Informasi Akses Internet Koleksi
  • Layanan
    Daftar Anggota Online Sirkulasi Referensi dan Serial Bebas Pinjam Kartu Sakti
  • Area Anggota

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Text

Identifikasi kandungan Kimia dan uji Aktivitas Antimikroba Kulit Durian (Durio zibethinus Murr.)

Eka Vany Anggraeni - Nama Orang;

RINGKASAN
Tanaman durian (Durio zibethinus) merupakan salah satu jenis buahbuahan yang produksinya melimpah. Bagian buah durian yang dapat dimakan
(presentase bobot daging buah) tergolong rendah yaitu hanya 20,52%. Sisanya
79,48% merupakan bagian yang tidak termanfaatkan untuk dikonsumsi seperti
kulit dan biji durian. Kulit durian merupakan limbah rumah tangga yang dibuang
sebagai sampah dan tidak memiliki nilai ekonomi. Sesungguhnya kulit durian
memiliki manfaat yang belum banyak ditelaah yaitu air rendaman kulit durian
dapat menghilangkan aroma durian pada tangan dan mulut setelah mengkonsumsi
buah ini. Sampai saat ini belum pernah dilaporkan apakah air rendaman kulit
durian memiliki sifat antimikroba atau sanitizer sehingga pada penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan fraksi aktif kulit durian yang berpotensi sebagai
antimikroba yaitu terhadap bakteri (Staphylococcus aureus dan Eschericia coli)
dan jamur Candida albicans serta mengidentifikasi senyawa dari fraksi aktif
durian yang berpotensi sebagai antimikroba.
Metodologi penelitian ini dilakukan ekstraksi kulit durian dengan
maserasi menggunakan pelarut etanol dan fraksinasi menggunakan Kromatografi
Cair Vakum dengan pelarut n-heksana, kloroform, etil asetat, dan metanol. Uji
aktivitas antimikroba dengan metoda difusi agar kemudian isolasi kandungan
kimia fraksi aktif kulit durian mengggunakan Kromatografi Lapis Tipis dan
karakterisasi menggunakan spektrofotometer UV-Vis dan FTIR.
Hasil ekstraksi kulit durian diperoleh ekstrak etanol kulit durian dengan
rendemen 9,392%. Hasil uji antimikroba menunjukkan fraksi yang paling aktif
yaitu fraksi etil asetat yang memiliki diameter hambat yang paling besar diantara
fraksi-fraksi yang lain yaitu 8,53 ± 0,19 mm terhadap jamur Candida albicans,
10,65 ± 0,14 mm terhadap bakteri Staphylococcus aureus, dan 10,35 ± 0,07 mm
terhadap bakteri Escherichia coli. Isolat E.2.2.2 yang diperoleh berupa serbuk
putih. Berdasarkan hasil analisis dengan spektrofotometer UV-Vis pada panjang
gelombang 205 nm, 236 nm dan 270-300 nm, analisis dengan spektrofotometer
FTIR menunjukkan adanya gugus O-H, =C-H aromatik, C=C aromatik, substitusi
aromatik, C=O asam karboksilat, C=C alkena dan C-O eter dan Kromatografi
Lapis Tipis dengan standar asam fenolat diprediksi bahwa isolat E.2.2.2
merupakan golongan senyawa asam fenolat yaitu asam ferulat.

SUMMARY
Durian (Durio zibethinus) is one type of fruit production is abundant. Part
of durian edible (percentage of weight of pulp) is low only 20.52%. The
remaining 79.48% is part not utilized for consumption such as the shell and seeds
of durian. Durian shell is household waste which is disposed as rubbish haven’t
economic value. Actually, shell of durian has benefit that hasn’t been widely
explored that remain water of durian shell can eliminate smell of durian on the
hand and mouth after eat durian fruit. Until now, have never reported that whether
remain water of durian shell can as antimicrobial or sanitizer so the purpose of
this research is get active fraction of shell durian potential as antimicrobial that is
against the bacterium (Staphylococcus aureus and Escherichia coli) and fungus
Candida albicans and identification the compound of the active fraction durian
potential as antimicrobial.
The method of this research was extracted of durian shell with maceration
used ethanol and fractionated using Vacuum Liquid Chromatography with solvent
n-hexane, chloroform, aethyl acetate, and methanol. The antimicrobial activity
with agar diffusion method then isolated the chemical compound in the active
fraction durian shell with Thin Layer Chromatography and characterized with
UV-Vis and FTIR spectrophotometer.
The result of extraction of durian shell got ethanol extract durian shell is
yield 9.392%. the test of antimicrobial activity showed that the most active
fraction is ethyl acetate fraction which has diameter of inhibitory greatest among
other factions is 10.65±0.14 mm against Staphylococcus aureus, 10.35±0.07 mm
against Escherichia coli and 8.53±0.19 mm againts Candida albicans. E.2.2.2
isolate obtained is white powder. Based on the analysis of UV-Vis
spectrophotometer at a wavelength of 205 nm, 236 nm and 270-300 nm, analysis
of FTIR spectrophotometer showed group of OH, =C-H aromatic, C=C aromatic,
aromatic substitution, C=O carboxcylic acid, C=C alkenes and C-O ether, and the
results of Thin Layer Chromatography with a standard fenolic acid predicted
E.2.2.2 isolate group of compound phenolic acids is ferulic acid.


Ketersediaan
1196C15IV572.7 ANG iPerpustakaan FSM Undip (Referensi)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
KIMIA
No. Panggil
572.7 ANG i
Penerbit
: ., 2015
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
925
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
KIMIA FSIIK
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Eka Vany Anggraeni
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Fakultas Sains Matematika
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Jl. Prof. Sudarto, Tembalang, Kec. Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah 50275

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Perpustakaan Fakultas Sains Matematika

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik