Text
Aplikasi Planth Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan Pengaruhnya pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.)
Penurunan produktivitas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) di Indonesia menjadi tantangan
serius dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Ketergantungan terhadap pupuk kimia yang
berlebihan telah menyebabkan degradasi kualitas tanah, sehingga diperlukan alternatif ramah
lingkungan seperti Plant Growth-Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pengaruh beberapa isolat Rhizobium sp. terhadap pertumbuhan vegetatif dan
biomassa kacang tanah. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL)
dengan delapan perlakuan, termasuk kontrol negatif dan tujuh isolat bakteri. Inokulasi PGPR
diaplikasikan pada kondisi gnotobiotik steril dengan sistem Leonard jar termodifikasi dan media
tanam vermikulit. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar, dan
bobot kering setelah 28 hari masa pertumbuhan. Hasil analisis statistik dengan ANOVA dan
DMRT (p < 0,05) menunjukkan bahwa perlakuan PGPR memberikan pengaruh yang signifikan.
Perlakuan terbaik diperoleh dari isolat AH19 (P2) yang meningkatkan tinggi tanaman hingga 30
cm, jumlah daun sebanyak 26 helai, bobot segar 9,01 g, dan bobot kering 3,15 g. Peningkatan ini
disebabkan oleh kemampuan isolat menghasilkan fitohormon seperti indole-3-acetic acid (IAA),
meningkatkan fiksasi nitrogen, serta efisiensi penyerapan hara. Hasil penelitian ini mengonfirmasi
potensi PGPR sebagai biofertilizer berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas tanaman
legum dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Penelitian lanjutan disarankan
untuk mengkaji efek jangka panjang, optimasi konsentrasi inokulum, serta kombinasi dengan
bahan organik dalam skala lapangan.
Kata kunci: PGPR, Rhizobium sp., kacang tanah, pertumbuhan tanaman, biofertilizer, sistem
gnotobiotik.
| 225B.TEK2025 | 225 B.TEK 2025 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain