Text
Kombinasi Fuzzy C-Means dan Metode Heuristik pada Peramalan Harga Saham Menggunakan Fuzzy Time Series Tipe 2
Fuzzy Time Series Time Series (FTS) Tipe 2 dikenal memiliki kemampuan yang
baik dalam menangani ketidakpastian pada data time series. FTS Tipe 2 merupakan
pengembangan dari Tipe 1 model Chen dengan menggunakan operator untuk
memperhalus relasi fuzzy dan memanfaatkan lebih banyak informasi dari data time
series sehingga mampu menghasilkan hasil peramalan yang akurat. Dalam
peramalan, panjang interval pada semesta pembicaraan penting diperhatikan karena
dapat mempengaruhi tingkat akurasi dalam peramalan. Pola pergerakan saham
yang fluktuatif menjadi faktor penting yang harus diperhatikan pula. Oleh karena
itu, penelitian ini mengusulkan penggunaan kombinasi Fuzzy C-Means dan metode
heuristik (FCM) pada FTS Tipe 2 untuk meramalkan harga saham. Penelitian ini
menggunakan FCM untuk mengelompokkan data ke dalam cluster dan membentuk
interval serta metode heuristik untuk meningkatkan kinerja Fuzzy Logical
Relationships Group (FLRG) dengan memanfaatkan tren increase (naik) dan
decrease (turun). Pada tahap peramalan Tipe 2 dilakukan perbandingan antara dua
metode rata-rata yaitu rata-rata aritmatika dan geometri. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu meningkatkan akurasi dan
memiliki hasil peramalan yang sangat baik. Hal ini ditunjukkan dengan efisiensi
MAPE dan RMSE model menggunakan heuristik lebih efisien sebesar 15,34% dan
21,25% dibandingkan dengan model tanpa heuristik. Oleh karena itu, dapat
dikatakan bahwa kombinasi FCM dan metode heuristik pada FTS Tipe 2
memberikan hasil yang lebih baik serta efektif dalam peramalan harga saham dan
berguna dalam pengambilan keputusan khususnya bidang keuangan.
Kata Kunci: Metode heuristik, fuzzy c-means, fuzzy time series, fuzzy time series
tipe 2.
| 062S2MAT2025 | 062 S2MAT 2025 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain