Text
Keanekaragaman Jenis dan Potensi Pemanfaatan Tumbuhan Paku (Pteridophytes) di Kawasan Air Terjun Klenting Kuning Kemawi Kecamatan Sumowono Kabupaten Semarang Jawa Tengah
Tumbuhan paku (Pteridophytes) merupakan kelompok tumbuhan dengan
keanekaragaman jenis yang tinggi, memiliki peran ekologis maupun ekonomis,
serta mampu hidup pada habitat yang bervariasi. Kawasan Air Terjun Klenting
Kuning merupakan salah satu air terjun di Kabupaten Semarang yang dimanfaatkan
sebagai tempat wisata dan memiliki beragam jenis paku yang belum
terdokumentasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengkaji
keanekaragaman jenis dan potensi pemanfaatan tumbuhan paku di Kawasan Air
Terjun Klenting Kuning Kemawi. Penelitian dilakukan pada 3 stasiun yaitu stasiun
1 (sekitar air terjun), stasiun 2 (hutan campuran), dan stasiun 3 (hutan pinus).
Penentuan stasiun menggunakan metode purposive. Pengambilan sampel dilakukan
pada plot berukuran 5m x 5m (terestrial) dan 10m x 10m (epifit). Hasil penelitian
didapatkan 24 jenis (19 jenis terestrial dan 5 jenis epifit), yang terbagi dalam 18
genus dan 13 famili. Jenis tumbuhan paku yang distribusinya luas adalah Davallia
solida (G. Forst) Sw. dan Pityrogramma calomenalos. Indeks keanekaragaman (H’)
di seluruh kawasan adalah 2,55 yang termasuk dalam kategori sedang. Christella
dentata memiliki indeks nilai penting (INP) tertinggi dengan nilai 90,45% di
kawasan hutan campuran. Faktor lingkungan kawasan ini, seperti kelembaban
udara 76-83% dan suhu 27-28oC, mendukung pertumbuhan paku di lokasi tersebut.
Tumbuhan paku yang ditemukan memiliki potensi sebagai vegetasi penutup tanah
(Nephrolepis biserrata), fitoremediator (Equisetum debile), makanan (Pleochnemia
irregularis), bahan obat (Adiantum latifolium), tanaman hias (Drynaria
quercifolia), dan kerajinan (Dicranopteris linearis).
Kata kunci : Keanekaragaman, Potensi, Tumbuhan Paku, Air Terjun Klenting Kuning.
| 2000B2025 | 2000 B 2025 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain