Text
Generalized Poisson Regression dan Negative Binomial Regression untuk Mengatasi Overdispersi pada Kasus Tetanus Neonatorum di Indonesia
Tetanus Neonatorum (TN) merupakan infeksi tetanus yang disebabkan oleh
bakteri Clostridium Tetani yang menyerang bayi usia 0-28 hari dan dapat
menyebabkan kematian. Variabel-variabel yang diduga dapat meningkatkan jumlah
kasus TN antara lain persentase persalinan ditolong tenaga non-kesehatan, persentase
persalinan di luar fasilitas pelayanan kesehatan, persentase ibu hamil hanya
melakukan imunisasi Td1, persentase rumah tangga dengan hunian tidak layak dan
persentase rumah tangga dengan sanitasi yang buruk. Data kasus TN mengikuti
distribusi Poisson sehingga pemodelan awal dilakukan dengan regresi Poisson yang
menghasilkan dua variabel signifikan yaitu persentase ibu hamil hanya melakukan
imunisasi Td1 dan persentase rumah tangga dengan sanitasi yang buruk. Model
kasus TN dari regresi Poisson mengalami overdispersi sehingga dilakukan
penanganan menggunakan Generalized Poisson Regression (GPR) dan Negative
Binomial Regression (NBR). Pemodelan GPR menghasilkan satu variabel yang
signifikan yaitu persentase rumah tangga yang memiliki sanitasi yang buruk
sedangkan pemodelan NBR tidak menghasilkan variabel yang signifikan sehingga
metode NBR tidak dapat dipakai untuk data kasus TN. Model yang dapat digunakan
adalah model Generalized Poisson Regression.
Kata kunci : Tetanus Neonatorum, Generalized Poisson Regression, Negative
Binomial Regression, overdispersi
1189 E 2024 | 1189 E 2024 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain