Text
Aktivitas Antiglikasi, Antioksidan, dan Antiagregasi Produk Fermentasi Daun Pepaya (Carica papaya) Menggunakan Aspergillus niger
Penyakit degeneratif yaitu kondisi dimana di dalam tubuh terjadi penurunan
fungsi organ karena adanya kerusakan struktur protein akibat reaksi glikasi yang
terbentuk AGEs dan pembentukan agregat akibat agregasi protein. Senyawa
polifenol yang terdapat pada tanaman herbal telah dilaporkan banyak digunakan
sebagai antiglikasi, antioksidan, dan antiagregasi. Tujuan penelitian ini untuk
memperoleh profil pertumbuhan Aspergillus niger pada daun pepaya, memperoleh
data kadar total fenolik dan total flavonoid dari produk fermentasi daun pepaya, dan
memperoleh profil bioaktivitas (antioksidan, antiagregasi, dan antiglikasi) dari
produk fermentasi daun pepaya. Hasil penelitian diperoleh profil pertumbuhan
Aspergillus niger pada daun pepaya yaitu fase lag pada jam ke-12, fase logaritmik
pada jam ke-24 hingga jam ke-84, fase stasioner pada jam ke-96. Produk fermentasi
FDP-0 dan FDP-48 diperoleh profil fitokimia yang teridentifikasi positif tanin,
flavonoid, dan alkaloid. Kadar total fenolik FDP-0 dan FDP-48 yaitu 26,334 GAE/g
sampel dan 35,037 GAE/g sampel mengalami kenaikan 33,05%. Kadar total
flavonoid FDP-0 dan FDP-48 yaitu sebesar 0,657 QE/g sampel dan 1,82 QE/g
sampel dengan kenaikan 177,02 %. Data aktivitas antiglikasi, antioksidan, dan
antiagregasi mengalami peningkatan. Aktivitas antiglikasi meningkat 18,18 %.
Aktivitas antioksidan produk fermentasi pada 350 ppm sebesar 12,76 %. aktivitas
antiagregasi naik sebesar 11,11 %.
Kata kunci: bioaktivitas, fermentasi daun pepaya, penyakit degeneratif
| 2204C2024 | 2204 C 2024 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain