Text
Uji Pengaruh Konsorsium Mikroorganisme Mengandung Trichoderma reesei Terhadap Komposisi Mikroba Patogenik dan Non Patogenik dari Saluran Pencernaan Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Pendekatan DNA Metabarcoding
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu jenis udang yang
banyak dibudidayakan dan menjadi komoditas Indonesia. Budidaya udang dihadapkan
pada masalah penyakit yang disebabkan oleh agen biologis seperti bakteri Vibrio yang
menyebabkan penyakit vibriosis. Pemberian konsorsium mikroorganisme mengandung
T. reesei diharapkan dapat meningkatkan kesehatan udang dengan cara meningkatkan
bakteri patogen dalam saluran pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
mikroba pada saluran pencernaan udang vaname yang telah diberi konsorsium melalui
pakan dan media pemeliharaan. Eksperimen dilakukan selama 30 hari menggunakan
sebanyak 25 ekor udang dimasukkan ke dalam dua kolam berbeda dengan dua
perlakuan yaitu; 1) perlakuan pemberian konsorsium mikroorganisme mengandung T.
reesei secara bersamaan melalui media pakan dan air, dan 2) tanpa pemberian
konsorsium mikroorganisme mengandung T. reesei (kontrol). Udang diambil secara
acak untuk ekstraksi sampel usus dilakukan pada hari ke-1 dan hari ke-30 pemberian
konsorsium mikroorganisme mengandung T. reesei, sedangkan pengambilan sampel air
media pemeliharaan dilakukan pada masa aklimatisasi. Ekstraksi DNA dari sampel usus
dilakukan dengan Zymo Fecal/Spil Microbe Miniprep Kit dan diamplifikasi dengan
metode Next Generation Sequencing gen 16S rRNA yang menargetkan daerah V4,
341F & 805R sebagai primer dan divisualisasikan dengan R Studio. Hasil sekuensing
kemudian diklasifikasikan ke dalam 8 filum, 18 ordo, 13 kelas, 19 famili. Vibrionaceae
ditemukan sebagai famili yang dominan pada sampel hari pertama kontrol (58,3%) dan
hari pertama pakan air (22%), sedangkan famili Rhodobacteraceae mendominasi
sampel kontrol hari ketiga puluh (25,2%) dan hari ketiga puluh pakan air (18,2%). Lima
famili bakteri endogen hanya dapat ditemukan pada sampel perlakuan hari ke-30, dan
sampel dengan perlakuan konsorsium mikroorganisme mengandung T. reesei memiliki
nilai indeks keanekaragaman yang tinggi H'=5 (hari ke-1) dan H'= 5,3 (hari ke-30).
Kata kunci: Litopenaeus vannamei, konsorsium, bakteri, Next Generation Sequencing.
| 1836 B 2024 | 1836 B 2024 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain