Text
Analisis Value At Risk Aset Tunggal Dengan Pendekatan Ekspansi Cornish - Fisher Momen Kelima
Saham merupakan bukti kepemilikan penyertaan modal suatu perusahaan. Saham
menjadi salah satu intrumen investasi yang diminati karena tingginya tingkat
pengembalian (return). Return dan risiko dalam investasi memiliki hubungan
positif, yaitu semakin besar return yang didapatkan maka semakin besar pula risiko
yang diterima. Value at Risk (VaR) digunakan sebagai alat ukur risiko dengan
memperkirakan kerugian terburuk pada tingkat kepercayaan dan jangka waktu
tertentu. VaR umumnya menggunakan data yang memenuhi asumsi normalitas
dalam perhitungannya, namun data di lapangan sering menunjukkan penyimpangan
asumsi normalitas karena pergerakannya yang fluktuatif. Ekspansi Cornish-Fisher
merupakan salah satu pendekatan dalam menghitung VaR yang tidak memerlukan
asumsi normalitas. Metode Ekspansi Cornish-Fisher umumnya memperhitungkan
4 momen pertamanya, yaitu mean, varians, skewness, dan kurtosis pada prediksi
VaR. Metode ini seiring dengan perkembangannya dapat diperluas melebihi
momen keempat. Momen yang lebih tinggi dianggap sebagai aspek penting untuk
mendapatkan tingkat presisi yang lebih baik dibandingkan model terdahulunya.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data penutupan harga saham
harian PT Aneka Tambang Tbk pada periode 4 Januari 2021 sampai 31 Desember
2022 sebanyak 493 data. Hasil perhitungan dengan pendekatan Ekspansi CornishFisher momen kelima menunjukkan nilai estimasi VaR yang lebih besar yaitu
6,76% dibandingkan model terdahulunya yaitu Ekspansi Cornish-Fisher sampai
momen keempat yaitu 6,26% pada tingkat kepercayaan 95%.
Kata kunci: Risiko; Value at Risk; Ekspansi Cornish-Fisher; Momen Kelima.
| 1156 E 2024 | 1156 E 2024 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain