Text
Potensi Senyawa Antimikroba Isolat Bakteri Endofit tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata Nees) terhadap Bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus
Antibiotik memiliki peranan dalam menangani berbagai penyakit infeksi.
Konsumsi antibiotik dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan seiring
dengan munculnya penyakit-penyakit baru di tiap tahunnya. Oleh karena itu,
eksplorasi akan sumber antimikroba harus terus dilakukan. Mikroba merupakan
salah satu sumber dari penghasil antimikroba yang dapat ditemukan diberbagai
tempat salah satunya yaitu dalam jaringan tanaman yang disebut juga dengan
mikroba endofit. Sambiloto merupakan tanaman obat yang diketahui mengandung
sejumlah senyawa bioaktif, antara lain zat pahit (andrographolide), paniculin,
kalmegin, saponin, alkaloid, flavonoid, dan tannin yang memiliki peranan sebagai
antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji potensi senyawa antimikroba
isolat bakteri endofit sambiloto terhadap bakteri Escherichia coli dan
Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini meliputi isolasi endofit, pemurnian,
karakterisasi morfologi, skrining isolat potensial, uji potensi senyawa antimikroba
terhadap bakteri uji mengunakan metode difusi cakram dan pengukuran zona
bening. Rancangan penelitian menggunakan RALF (Rancangan Acak Lengkap
Faktorial). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan One-Way ANOVA dan
diuji lanjut dengan Tukey HSD. Hasil penelitian didapatkan total 7 isolat bakteri
yang berasal dari akar, batang dan daun. Hasil skrining menunjukkan terdapat 3
isolat potensial penghasil antibakteri, yakni isolat AS1, AS2, dan BS1. Hasil Uji
antibakteri menunjukkan isolat AS2 dan BS1 memiliki aktivitas daya hambat
terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus sedangkan isolat AS1 hanya
menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap bakteri S.aureus. Ketiga isolat
memiliki daya antibakteri yang sedang terhadap bakteri uji. Hasil analisis
ANOVA menunjukkan tidak ada pengaruh yang signifikan (p>0,05) antara
aktivitas antibakteri isolat bakteri terhadap S.aureus. Di sisi lain, terdapat
pengaruh yang signifikan antara aktivitas antibakteri terhadap E.coli. uji lanjut
Tukey HSD menunjukkan perbedaan terdapat pada isolat AS1 yang signifikan
dengan isolat AS2 dan BS1, isolat AS2 signifikan dengan isolat AS1 tetapi tidak
signifikan dengan BS1, dan isolat BS1 signifikan dengan isolat AS1 tetapi tidak
signifikan dengan AS2.
Kata Kunci : Bakteri Endofit, Andrographis paniculata, Senyawa Antimikroba
| 1829 B 2024 | 1829 B 2024 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain