Text
Klasifikasi Menggunakan Algoritma K-Nearest Neighbor dan C5.0 pada Imbalance Class Data dengan SMOTE (Studi Kasus : Nasabah Bank Perkreditan Rakyat “X”)
Bank Perkreditan Rakyat (BPR) merupakan bank yang menyediakan jasa keuangan
bagi usaha mikro serta masyarakat berpenghasilan rendah terutama di daerah
pedesaan. Kegiatan utama bank adalah menyalurkan kredit. Klasifikasi status kredit
nasabah diharapkan membantu BPR dalam mengantisipasi kredit berpotensi macet. KNearest Neighbor dan C5.0 digunakan untuk mengklasifikasikan status kredit lancar
dan berpotensi macet berdasarkan data nasabah BPR “X” di Jawa Tengah pada bulan
Oktober 2022. K-Nearest Neighbor efektif terhadap jumlah data latih yang besar dan
bekerja berdasarkan ketetanggaan terdekat. C5.0 dapat meningkatkan ketepatan
klasifikasi serta bekerja dengan menghitung entropy, gain, split info, dan gain ratio
untuk membentuk pohon keputusan. Terdapat ketidakseimbangan data yang
mengakibatkan proses klasifikasi cenderung lebih fokus pada kelas mayoritas.
Ketidakseimbangan data ditangani menggunakan SMOTE sebagai pendekatan
oversampling. Penambahan SMOTE dapat meningkatkan evaluasi ketepatan
klasifikasi, terutama pada g-mean. G-mean merupakan ukuran yang paling
komprehensif dibandingkan akurasi, sensitivitas, dan spesifisitas dalam melakukan
evaluasi ketepatan hasil klasifikasi pada ketidakseimbangan data. Hasil dari penelitian
ini dapat meningkatkan g-mean menjadi 58,55% pada KNN dan 64,05% pada C5.0.
Berdasarkan hasil klasifikasi, disimpulkan bahwa C5.0 dengan SMOTE adalah model
klasifikasi yang lebih tepat digunakan untuk status kredit nasabah.
Keywords : Status Kredit, K-Nearest Neighbor, C5.0, Imbalance Class Data, SMOTE
| 1130E2023 | 1130 E 2023 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain