Text
Metode Generalized Space Time Autoregressive (GSTAR) dengan Estimasi Generalized Least Square (GLS) (Studi Kasus: Nilai Tukar Petani (NTP) Hortikultura di Empat Provinsi Pulau Jawa
Model space-time adalah model yang menggabungkan faktor waktu dan
lokasi pada deret waktu multivariat. Salah satu model space-time yang dapat
digunakan untuk peramalan adalah model Generalized Space Time Autoregressive
(GSTAR). Model GSTAR merupakan bentuk pengembangan dari model Space
Time Autoregressive (STAR) untuk data lokasi yang bersifat heterogen. Model
GSTAR digunakan untuk peramalan data dari beberapa lokasi. Salah satu metode
estimasi yang digunakan dalam model GSTAR adalah metode Generalized Least
Square (GLS). Metode estimasi GLS digunakan pada data yang memiliki residual
yang berkorelasi antar persamaan. Penelitian ini menerapkan model GSTAR
untuk melihat peramalan NTP subsektor Hortikultura di Provinsi Jawa Barat, D.I.
Yogyakarta, Jawa Timur, dan Banten menggunkan model GSTAR-GLS (11)I(1)
dengan menggunakan bobot lokasi seragam, invers jarak, dan normalisasi korelasi
silang. Hasil pemodelan GSTAR-GLS (11)I(1) dengan tiga jenis bobot lokasi
menunjukkan hasil peramalan paling baik menggunakan bobot lokasi seragam
dengan nilai SMAPE yang didapatkan untuk lokasi Jawa Barat, D.I. Yogyakarta,
Jawa Timur, dan Banten berturut-turut sebesar 2.85%; 3.63%; 5.59%; dan 1.92%
atau dapat disimpulkan bahwa hasil peramalan sangat akurat.
Kata Kunci: multivariate time series; peramalan; GSTAR; GLS
| 1126E2023 | 1126 E 2023 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain