Text
Isolasi Senyawa Alkaloid dan Aktivitas Antibakteri dari Bakteri Endofit Acinetobacter junii Z3 Kulit Pohon Waru (Hibiscus tiliaceus)
Penyakit akibat infeksi bakteri adalah masalah kesehatan terbaru di
Indonesia. Penyakit ini dapat diobati dengan antibiotik, senyawa ini dapat
diperoleh dari tanaman waru. Tanaman ini mengandung senyawa antibakteri,
terutama di kulit batangnya. Namun, dikarenakan tanaman bertumbuh secara
lambat, maka diperlukan upaya alternatif untuk mendapatkan senyawa antibakteri,
salah satunya dengan menggunakan bakteri endofit. Bakteri endofit adalah
mikroba yang hidup di dalam tanaman dan dapat menghasilkan senyawa aktif,
seperti alkaloid, yang dapat menghambat bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan
untuk peremajaan, konfirmasi karakteristik secara fenotipik, produksi metabolit
sekunder, isolasi senyawa alkaloid dari bakteri endofit Acinetobacter junii Z3
kulit pohon waru serta menguji aktivitas antibakterinya. diperoleh isolat bakteri
endofit Acinetobacter junii Z3 kulit waru yang berbentuk kokus dengan tepi
bergelombang dan elevasi datar serta bentuk koloni yang bulat berwarna putih
susu dengan sifat gram negatif, diperoleh ekstrak alkaloid bakteri endofit
Acinetobacter junii Z3 dengan ekstrak kental berbentuk pasta berwarna kuning
kecoklatan sebesar 1,1 g dan telah diidentifikasi isolat alkaloid berupa senyawa Ncyclohexylacetamide dengan kelimpahan 31,81 % dengan waktu retensi 11,826
menit sebagai komponen mayor dalam ekstrak alkaloid bakteri endofit
Acinetobacter junii Z3, dan diperoleh data konsentrasi hambat minimum pada
bakteri E.coli yaitu 10.000 ppm dan 40.000 ppm pada bakteri S.aureus yang
menunjukkan adanya aktivitas antibakteri dari ekstrak alkaloid bakteri endofit
Acinetobacter junii Z3 terhadap bakteri uji.
Kata Kunci : Acinetobacter junii Z3, Antibakteri, Isolasi, Kulit Pohon Waru, Ncyclohexylacetamide
| 2133C2023 | 2133 C 2023 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain