Text
Klasifikasi Sentimen Kasus Online Trading Binomo pada Twitter Menggunakan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN)”
Kegiatan investasi di bidang perdagangan berjangka dan teknologi yang semakin
berkembang di Indonesia membuat banyaknya bermunculan situs domain
perusahaan online trading yang mudah untuk diakses oleh semua orang. Aplikasi
binary option Binomo begitu viral di kalangan masyarakat karena iklan yang
menampilkan seorang trader profesional yang bisa menghasilkan 1000 USD sehari
tanpa meninggalkan rumah. Trading binary option pada akhirnya menyebabkan
kerugian bagi beberapa orang diduga disebabkan oleh para affiliator-nya. Kasus
Binomo ramai diperbincangkan di media sosial terutama Twitter. Tweet ini dapat
digunakan dalam analisis sentimen dan pengklasifikasian opini masyarakat terkait
kasus Binomo. Pengambilan data melalui Twitter Scraping diperoleh data sebanyak
2.686 tweets yang diambil dari tanggal 1 Januari 2022 – 1 April 2022. Tweet yang
terduplikat dan yang tidak memiliki arti dihilangkan sehingga berkurang menjadi
1.159 tweets. Data pada penelitian ini diolah menggunakan algoritma
Convolutional Neural Network dengan metode Word2Vec untuk ditentukan
akurasinya dan diketahui topik yang sering dibicarakan masyarakat pada Twitter.
Klasifikasi dalam penelitian ini dibangun oleh model dengan 70% data latih, kernel
ukuran 3, 4, dan 5, ukuran batch 4, epoch sebesar 30, dan optimizers Adam. Hasil
evaluasi kinerja penelitian model Convolutional Neural Network didapatkan nilai
akurasi sebesar 89%
Kata kunci: Kasus Binomo, Twitter, Analisis Sentimen, Convolutional Neural
Network, Word2Vec
| 1112E2023 | 1112 E 2023 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain