Text
Isolasi Bakteri Resisten Logam Timbal dari Sungai Banger Pekalongan serta Identifikasi Molekuler dengan Marka Gen 16S rR
Sungai Banger, Pekalongan memiliki kandungan timbal yang tinggi. PP No. 82 tahun
2001 mengklasifikasikan sungai kelas III memiliki batas nilai baku mutu untuk timbal
adalah sebesar 0,03 mg/L. Di beberapa aliran Sungai Banger bahkan telah melewati
batas baku mutu logam timbal dengan rata-rata 1,46 mg/L, sedangkan titik terendah
memiliki rata-rata 0,05 mg/L. Bakteri resisten timbal dalam perairan perlu diketahui
jenisnya agar dapat diseleksi dan dikembangkan potensinya lebih lanjut. Penelitian ini
bertujuan untuk mengisolasi bakteri resisten timbal dari Sungai Banger Pekalongan
serta melakukan uji resistensi timbal pada bakteri dari Sungai Banger Pekalongan
dengan ditumbuhkan pada media NA yang diperkaya (Pb(NO3)2) dengan konsentrasi
10 ppm. Isolat ditumbuhkan pada media NA dan didapatkan 4 isolat dengan kode C11,
C12, C13, dan C14. Isolat kemudian ditumbuhkan pada media NA yang diperkaya
(Pb(NO3)2) dengan konsentrasi 10 ppm. Hanya isolat C11 yang mampu bertahan
hidup. Isolat yang resisten timbal selanjutnya akan ditumbuhkan pada media NA yang
diperkaya dengan 10, 20, dan 30 ppm (Pb(NO3)2). Dari hasil penelitian, didapatkan 4
isolat bakteri dari Sungai Banger Pekalongan namun hanya satu isolat bakteri yang
resisten timbal pada konsentrasi 30 ppm. Identifikasi molekuler bakteri resisten timbal
memiliki kekerabatan tertinggi dengan Lysinibacillus sphaericus MN335313.1
dengan nilai homologi sebesar 96.17%.
Kata kunci : Bakteri, 16S rRNA, Identifikasi Molekuler, Timbal, Resisten
| 062B.TEK2023 | 062 B.TEK 2023 | Perpustakaan FSM Undip | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain