Text
Studi Histopatologi Hepar Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) Diabetes Melitus Setelah Pemberian Cuka Dari Limbah Kulit Nanas (Ananas comosus L. Merr)
ABSTRAK
Atika Mayang Sari. 24020116140057. Studi Histopatologi Hepar Tikus Putih
(Rattus norvegicus L.) Diabetes Melitus Setelah Pemberian Cuka dari Limbah
Kulit Nanas (Ananas comosus L. Merr). Di bawah bimbingan Agung Janika
Sitasiwi dan Sri Isdadiyanto.
Diabetes melitus merupakan kelompok penyakit metabolisme yang ditandai
dengan adanya keadaan hiperglikemia. Keadaan hiperglikemia pada diabetes
melitus yang berlangsung lama mengakibatkan terjadinya stress oksidatif. Stress
oksidatif yang berlangsung dalam jangka waktu lama akan mengakibatkan
komplikasi berupa kerusakan hepar. Kulit nanas mengandung flavonoid, alkaloid,
tanin, dan steroid yang memiliki hepatoprotektif. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui efek pemberian cuka kulit nanas terhadap struktur hepar tikus putih
(Rattus norvegicus L.) diabetes melitus. Dua puluh empat ekor tikus putih dibagi
menjadi 6 kelompok yaitu, kontrol normal, kontrol negatif (diabetes + air minum),
kontrol positif (diabetes + cuka apel 0,4 ml), kelompok uji dosis I, II, dan III (cuka
kulit nanas 0,2 ml; 0,4 ml; 0,8ml). kelompok perlakuan yang diberi cuka kulit nanas
0,2 ml mengalami perbaikan sel hepatosit yang ditunjukkan dengan bobot hepar,
ukuran hepatosit dan skala kerusakan sel yang mendekati normal. Hasil analisis
statistik menggunakan Duncan menunjukkan bahwa ukuran hepatosit pada
kelompok K3 (cuka kulit nanas 0,2 ml) mendekati normal, skala kerusakan pada
skala 3, yaitu 33-67% mengalami kerusakan degenerasi bengkak keruh. Aktivitas
antioksidan dalam cuka akan meningkatkan antioksidan dan menghambat radikal
bebas, serta melindungi sel dari kerusakan.
Kata kunci : Diabetes melitus, aloksan, cuka kulit nanas, antioksidan
ABSTRACT
Atika Mayang Sari. 24020116140057. Histopathology Study of White Rat
(Rattus norvegicus L.) Liver after Administering Vinegar from Pineapple Skin
Waste (Ananas comosus L. Merr). Supervised by Agung Janika Sitasiwi and Sri
Isdadiyanto.
Diabetes melitus is a chronic metabolic disease characterized by a state of
hyperglicemia. The condition of hyperglicemia in diabetes melitus that lasts a long
time causes oxidative stress. Oxidative stress that lasts for a long time will cause
complications in the form of liver damage. Pineapple peel contains flavonoids,
alkaloids, tannins, and steroids that function as hepatoprotective. This study aims
to determine the effect of pineapple peel vinegar administration on the liver
structure of diabetic white rat (Rattus norvegicus L.). Twenty-four rats were divided
into 6 groups, normal control, negative control (diabetes + water), positive control
(diabetes + 0,4 ml apple vinegar), test groups dose I, II, III (0,2 ml; 0,4 ml; 0,8 ml
pineapple peel vinegar). The treatment groups that was given 0,2 ml pineapple peel
vinegar had improved hepatocyte cells as indicated by liver weight, hepatocyte size,
cell damage scale that close to normal. The results of statistical analysis using
Duncan showed that the size of hepatocytes in the K3 group (pineapple peel vinegar
0.2 ml) was close to normal, the scale of damage on a scale of 3, that 33-67% had
damage to swollen degeneration of turbid swelling. The antioxidant activity in
vinegar will increase antioxidants and inhibit free radicals, and protect cells from
damage.
Keywords: Diabetes melitus, alloxan, pineapple peel vinegar, antioxidants.
1427B20III | 1427 B 20iii | Perpustakaan FSM Undip (Referensi) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain